Jumat, 19 Maret 2010

Effects of Climate Change Today

Over 100 years ago, people worldwide began burning more coal and oil for homes, factories, and transportation. Burning these fossil fuels releases carbon dioxide and other greenhouse gases into the atmosphere. These added greenhouses gases have caused Earth to warm more quickly than it has in the past.

How much warming has happened? Scientists from around the world with the Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) tell us that during the past 100 years, the world's surface air temperature increased an average of 0.6° Celsius (1.1°F). This may not sound like very much change, but even one degree can affect the Earth. Below are some effects of climate change that we see happening now.

    • Sea level is rising. During the 20th century, sea level rose about 15 cm (6 inches) due to melting glacier ice and expansion of warmer seawater. Models predict that sea level may rise as much as 59 cm (23 inches) during the 21st Century, threatening coastal communities, wetlands, and coral reefs.
    • Arctic sea ice is melting. The summer thickness of sea ice is about half of what it was in 1950. Melting ice may lead to changes in ocean circulation. Plus melting sea ice is speeding up warming in the Arctic.
    • Glaciers and permafrost are melting. Over the past 100 years, mountain glaciers in all areas of the world have decreased in size and so has the amount of permafrost in the Arctic. Greenland's ice sheet is melting faster too.
    • Sea-surface temperatures are warming. Warmer waters in the shallow oceans have contributed to the death of about a quarter of the world's coral reefs in the last few decades. Many of the coral animals died after weakened by bleaching, a process tied to warmed waters.
    • Heavier rainfall cause flooding in many regions. Warmer temperatures have led to more intense rainfall events in some areas. This can cause flooding.
    • Extreme drought is increasing. Higher temperatures cause a higher rate of evaporation and more drought in some areas of the world.
    • Ecosystems are changing. As temperatures warm, species may either move to a cooler habitat or die. Species that are particularly vulnerable include endangered species, coral reefs, and polar animals. Warming has also caused changes in the timing of spring events and the length of the growing season.
    • Hurricanes have changed in frequency and strength. There is evidence that the number of intense hurricanes has increased in the Atlantic since 1970. Scientists continue to study whether climate is the cause.
    • More frequent heat waves. It is likely that heat waves have become more common in more areas of the world.
    • Warmer temperatures affect human health. There have been more deaths due to heat waves and more allergy attacks as the pollen season grows longer. There have also been some changes in the ranges of animals that carry disease like mosquitoes.
    • Seawater is becoming more acidic. Carbon dioxide dissolving into the oceans, is making seawater more acidic. There could be impacts on coral reefs and other marine life.
Source : www.sustainablestuff.co.uk

Green Tips For Daily Living ;)

I hope it will become a way of your life..


  • Bring reusable water bottle than buying bottled water. We know that bottled water is expensive, then why u still keep buying that..then stop it now, ok ! it helps to reduce the usage from plastic material.


  • Hahaha..sounds dirty but, SHAKE THOSE SEXY LEGS.. why not u try to walk or bike to work ? Hey, it helps u to control and improving ur body metabolism and reducing ur risk of obesity.


  • Buy smart, i mean REALLY smart. Invest in high quality, long lasting products hmm.. YES that’s true sometime it’s expensive now when u buy it BUT, u’ll be happy when u don’t have to replace items as frequently.. am i right ? :P Check out garage items, thrift stores, shops for clothing and other everyday items. ( ex : Go find to buy second hand furniture using internet. Save money and ur time )


  • Save water to save money. Take shorter shower to reduce water use, well i’m sure u doing right hehe.. Wash ur car as sparingly as possible. U know that commercial carwashes have a tendency to waste large amounts of water though some use recycled water.

  • Buy locally raised, humane, organic foods and dairy whenever u can. Purchasing from local farmers keep money in the local economy. Oh, and bring ur own BIG bag, please do not use plastic to carry all ur stuff.. pleaseeee..ok! :)


That’s all from me now..and it will be continues next time. Thanks for reading this article.. And see the difference we can make in the fight against global warming. Be wise ok :)

Kamis, 18 Maret 2010

Buat Kompos dari Limbah Rumah Tangga Yuk !

Kayanya hampir semua orang bilang " Buang sampah ke tempat sampah ". Trus, ketika petugas kebersihan di perumahan angkut semua sampah atau limbah rumah tangga yang ada, dibawa kemana kah semuanya ? Yaaa.. mugkin kamu atau orang-orang bisa jawab " Yah dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) lah..". Ok tapi apa kamu tau, abis dari TPS diangkut kemana lagi tuh sampah sama Dinas Kebersihan Kota ??

Wuidiiih, kebayang deh misal aja tiap satu rumah buang satu kantung plastik besar sampah trus bergabung sama misal : 100 rumah dalam satu pemukiman dikalikan dengan 10 pemukiman.. Hmm coba bayangin betapa banyaknya tumpukan sampah yang terkumpul. Belum lagi sampah-sampah itu kan isinya yang kotor-kotor..beracun, bau, belum lagi sumber-sumber penyakit pada adu panco disana. Fiuuuh, can you imagine that ?

Terakhir denger kabar kalo salah satu TPU yang ada di salahsatu daerah di Jawa Barat terjadi ledakkan yang ternyata sumbernya dari gas ( apalah itu intinya berbahaya ) yang terbentuk dari timbunan sampah yang lama tertimbun atau kubur sekian lama, beratnya berton-ton yang akibatnya terjadi longsor yang menimpa dan menghancurkan puluhan rumah penduduk yang tinggal disekitarnya ( Oh c'mon..Please deh dah tau itu TPU masih aja tinggal disana *sumber penyakit, bau,dll euuugh....)

Jangan salahin Dinas Kebersihan Kota juga ya kawan.. Soalnya yaaah..kita tau pengetahuan serta teknologi yang negara kita punya untuk pengelolaan limbah masyarakat lebih lanjut untuk didaur ulang. Even, mungkin kalian pastinya tau sudah banyak dari masyarakat or individu yang ada tau dan bisa cara mengolah sampah menjadi barang-barang recycled yang bisa dipakai bahkan dijual lagi yang akhirnya memberikan manfaat positif dan income atau pendapatan pastinya. Gimana kalau kita gabung yuk seperti mereka ?! Seengganya, tips yang aku kasih bisa menjadi manfaat positif untuk kamu yang membaca blog ini ;)


HOW TO START IT ?

  • Pilih sampah organik rumah tangga yang ada. Sampah itu bisa jadi limbah rumah tangga dan sampah halaman atau taman. Sampah rumah tangga itu ternyata komposisinya kira-kira 70% nya adalah sampah organik ( fiuuh..banyak juga toh ). Jadi bahan utama dari pupuk kompos yang bisa kita hasilkan itu banyak pastinya ( *it's a good news ).Eiiits, ada tapi-nya... Jenis sampah organik yang bisa diolah jadi pupuk kompos itu ada yang bisa diolah ada yang gak bisa diolah. Ok, i give you the information.
Sampah organik yang bisa diolah jadi pupuk kompos itu diantaranya :
  • Sampah sayuran baru
  • Sisa nasi
  • Sisa sayuran basi ( tapi harus dicuci dulu sampah bersih ya, dibuang airnya sampai kering )
  • Sisa ayam, ikan, dan kulit telur
  • Sampah buah dan kulit buah, tapi khusus yang kulitnya duren atau salak jangan pernah dimasukin!!LOL
Sampah organik yang gak bisa diolah jadi pupuk kompos diantaranya :
  • Biji-bijian yang utuh dan keras, misalnya : alpukat, salak, duren (*durian) dll
  • Buah-buahan utuh yang mengandung banyak unsur air didalamnya, misalnya : jeruk, semangka, melon.
  • Sisa protein daging ayam, sapi, ikan..soalnya nanti bisa tumbuh belatung trus juga baunya kan gak nahan kalo disimpen kelamaan.
  • Lalu, semua sampah organik yang bisa didaur ulang itu dicacah atau dipotong kecil-kecil bisa juga dipotong kecil-kecil trus dimasukin deh ke kotak yang namanya kotak Tatakura. Skema dari keranjang Tatakura ada dibawah buatnya gampang banget! ;). Oh iya, untuk menstimulasi atau membantu pembentukan sampah organik yang ada, jangan lupa masukin juga kompos yang lama (*ada kok ditempat orang-orang jualan tanaman).
  • Masukkan sampai penuh yaptongan tersebut kedalam kotak yang ada, lalu diamkan selama 2-4 bulan kemudian. Kalo kamu buatnya bener dan mengikuti tiap langkah yang ada pastinya sampah (*si calon kompos) itu gak akan ngeluarin bau.. Yuk dicoba !

Skema cara buat Keranjang Tatakura.

Keranjang Tatakura itu pertama diperkenalkan oleh Mr. Koji Takamura dari Jepang yang sering disebut dengan ” TAKAMURA HOME METHOD” atau biasanya disebut “keranjang Takamura“. Hasil dari cara ini akan menghasilkan sampah yang tidak menyebabkan pencemaran, baik pencemaran bau atau keracunan tanah sehingga aman bisa digunakan untuk kompos yang ramah lingkungan.

Istimewanya, kompos yang dihasilkan ini bisa dipake kapan aja dan terserah berapa banyak untuk mupuk tanaman kita dirumah, dihalaman atau lingkungan sekitar tempat kita tinggal...Udah deh, simpel banget kan ! :D

Mulai dari sekarang, kenapa kita ngga mulai mengubah kebiasaan bermusuhan dengan sampah jadi bersahabat dengan sampah ?Ayo, siapa yang berminat bergabung dengan jutaan orang di seluruh dunia yang berusaha menjaga kebersihan dan kelestarian alam ? Met mencoba ya kawan ;)

MUNGUT SAMPAH YUK !

Hmm.. cape juga kalo harus sendirian hanya aku saja yang rajin mungutin sampah orang. Kenapa engga aku ajak temen-temen yang mau nemenin aku buat sama-sama jaga lingkungan dan bersihkan lingkungan yang ada dengan bikin event dengan tema menjaga kebersihan..hmm..Ok.. apa aja ya preparationnya kira-kira ? Let see..

  1. Pastiin lokasi-lokasi atau tempat umum yang sering kali banyak orang buang sampah sembarangan..hmmh…apa kalian ada ide dimana aja?
  2. Temen ajak temen ya…biar seru dan siapa tau makin banyak orang yang tau makin banyak juga yang peduli dengan kegiatan ini dan mau gabung.
  3. Aku lagi cari donatur dan sponsor juga nih, buat beli bibit tanaman dan pohon.. plus kantong-kantong untuk menampung sampah-sampah basah dan sampah kering. Kan bisa kita kasih kepada pemulung atau kepada petugas kebersihan buat di-recycled ;)
  4. 100 % for free.. Hitung-hitung kita olahraga, banyakin temen, yang pasti kan bisa sekaligus membersihkan lingkungan yang ada…

Wah, sound’s interesting…apa temen-temen ada masukan atau opini yang positif. Duh, need ur help.. Tolong kasih tau ya :) thank u !!